Sinergi Polri & Stakeholder: Amankan Rantai Pasok Jagung 2026, Petani Bebas dari Jeratan Tengkulak

Berita, Nasional360 Dilihat

JAKARTA, transnewss.com  – Guna memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional, Polri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral untuk mengoptimalkan ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah ini merupakan strategi komprehensif untuk mengawal produksi dari hulu ke hilir sekaligus memastikan petani tidak lagi menjadi korban praktik tengkulak.

Rapat yang berlangsung di Mabes Polri pada Jumat (6/2/2026) ini melibatkan Kementerian Pertanian, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Secara virtual, agenda ini juga diikuti oleh seluruh jajaran Gugus Tugas Polda se-Indonesia.

Baca Juga :  Gempur TBC di Tahun 2026, Puskesmas dan Polres Jepara Sisir Kontak Erat Sesuai Alur Kemenkes

Keberlanjutan Prestasi Tanpa Impor

Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, Brigjen Langgeng Purnomo, menegaskan bahwa pertemuan ini adalah momentum konsolidasi untuk melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Tahun 2025 kita berhasil mencatatkan sejarah tanpa impor jagung untuk pabrik pakan ternak. Tahun 2026 ini, kami melakukan evaluasi dan kolaborasi agar strategi yang dijalankan jauh lebih efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” jelas Brigjen Langgeng.