Sinergi Polri & Stakeholder: Amankan Rantai Pasok Jagung 2026, Petani Bebas dari Jeratan Tengkulak

Berita, Nasional403 Dilihat

Permodalan Mudah Lewat Skema KUR

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah akses permodalan di sektor hulu. Polri berperan sebagai fasilitator bagi Kelompok Tani (Poktan) agar bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui perbankan Himbara.

Implementasi ini sudah berjalan di wilayah Polda Jawa Barat, seperti di Nagreg dan Ciamis. Petani di sana kini mendapatkan modal kerja untuk perluasan lahan tanpa terbebani bunga tinggi. Terkait hal ini, Senior Vice President BRI, Danang Andi Wijanarko, mengungkapkan kesiapan perbankan.

Baca Juga :  Semarakkan HUT Kejaksaan ke-81, Kejari Jepara Gelar Lomba Adhyaksa Sing Song

Plafond KUR Mikro Pertanian 2026: BRI menyiapkan dana sebesar Rp180 triliun.

Fokus: Pembiayaan ekosistem pertanian, termasuk komoditas jagung.

Stabilitas Harga: Bulog Siap Serap 1 Juta Ton

Di sisi hilir, Polri berkomitmen menjaga stabilitas harga agar tidak jatuh di bawah standar. Berdasarkan Surat Dinas Internal Bulog per 12 Januari 2026, pemerintah menetapkan target pengadaan jagung sebesar 1 juta ton untuk Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Baca Juga :  Peringati Maulid Nabi 1448 H, Rutan Jepara Perkuat Pembinaan Karakter Warga Binaan

Polri memastikan hasil panen petani binaan diserap oleh Bulog dengan harga yang kompetitif.