Target Serapan: 1 Juta Ton Jagung.
Harga Patokan: Rp6.400 per kg (Sesuai Harga Pembelian Pemerintah/HPP).
“Fokus kami adalah memastikan petani mendapatkan harga yang layak. Di Jawa Barat dan Kalimantan Selatan, kolaborasi ini telah berhasil menjaga harga di angka Rp6.400 per kg, sehingga petani terlindungi dari permainan harga tengkulak,” tambah Brigjen Langgeng.
Optimalisasi Lahan Tidur
Program ini juga mengemban misi untuk menyulap lahan-lahan tidur menjadi lahan produktif. Dengan pendampingan manajerial dari Polri dan dukungan finansial dari Himbara, diharapkan petani tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan mampu menyelesaikan kewajiban kredit tepat waktu.
Melalui sinergi ini, Polri optimistis ekosistem pertanian jagung pakan ternak di Indonesia akan semakin tangguh, berkelanjutan, dan menjadi motor penggerak ekonomi pedesaan di tahun 2026.(yan/red)
