Sinergi Polsek Baturaja Timur dan PPL: Kejar Target 20 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional

Berita, OKU382 Dilihat

Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Penyuluh BPP Batumarta I, Ir. Yuni Tawatina, Kanit Binmas Polsek Baturaja Timur Aiptu Iwansyah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sepancar Aiptu MGS Heriyanto, serta jajaran PPL wilayah Baturaja Timur.

Tantangan di Tingkat Petani

Meski potensi lahan jagung di Baturaja Timur mencapai 62 hektare, Ir. Yuni Tawatina mengungkapkan adanya beberapa kendala di lapangan. Salah satu tantangan utama adalah keengganan sebagian petani untuk menjual hasil panen ke Bulog.

Baca Juga :  Tingkatkan Transparansi Pelayanan, Rutan Jepara Edukasi Narapidana Soal Prosedur Hak Integrasi

“Beberapa faktor pemicunya antara lain syarat administrasi yang dinilai rumit, harga beli yang terkadang di bawah harga pasar, serta kebutuhan akan penanganan pasca-panen yang lebih optimal,” jelas Yuni.

Kondisi Riil Wilayah

Dalam sesi diskusi, beberapa PPL memaparkan dinamika yang terjadi di wilayah binaan masing-masing:

Kelurahan Sepancar Lawang Kulon: Memiliki potensi lahan sekitar 31 hektare. PPL setempat menekankan perlunya bantuan alat pengering jagung untuk menekan biaya operasional petani.

Baca Juga :  Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Ka.KPR dan Rupam Rutan Jepara Giatkan Kontrol Area

Kemelak Bindung Langit: Sebagian besar lahan jagung berada di kawasan Omiba, dengan area terbatas di belakang Kantor Pemda OKU.