“Saya minta pengurus PMI segera melaksanakan kegiatan donor darah di berbagai tempat, baik di kecamatan, kelurahan, instansi pemerintah, perusahaan, sekolah maupun lingkungan masyarakat. Tujuannya untuk mengisi dan menambah stok darah sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” tegas Arlan.
Menurutnya, ketersediaan stok darah menjadi kebutuhan penting yang harus terus dijaga agar masyarakat tidak mengalami kesulitan ketika membutuhkan transfusi darah.
Tekankan Tertib Administrasi dan Larangan Jual Beli Darah
Selain itu, Arlan juga mengingatkan seluruh pengurus PMI agar menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan tertib administrasi. Ia menegaskan, pengelolaan organisasi harus dilakukan dengan baik sehingga tidak menimbulkan persoalan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
“Kelola PMI dengan baik. Administrasinya harus tertib dan sesuai aturan. Jangan sampai menimbulkan masalah seperti sebelumnya. Jadikan hal itu sebagai pelajaran agar PMI Prabumulih ke depan semakin baik dan semakin dipercaya masyarakat,” pesannya.
