Danau Shuji: Dari Tempat Pembuangan Menuju Desa Wisata yang Menginspirasi

Sumsel34 Dilihat

MUARA ENIM, transnewss.com – Ketika pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020, banyak pemuda di Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, yang kehilangan pekerjaan. Di saat yang sama, sebuah potensi alam yang besar justru terabaikan. Danau Shuji, yang seharusnya menjadi aset daerah, malah berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah yang kumuh.

Melihat kondisi tersebut, tokoh masyarakat setempat, Bob Permana, tergerak untuk mencari solusi yang menjawab dua masalah sekaligus: perbaikan lingkungan dan pemulihan ekonomi warga. Ia pun mempekerjakan pemuda-pemuda lokal untuk membersihkan danau tersebut menggunakan biaya pribadi.

Baca Juga :  AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Guru, Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Perlindungan dan Kesejahteraan Pendidik di Sumsel

Butuh waktu sekitar enam bulan untuk mengubah wajah Danau Shuji. Tumpukan sampah dan kayu gelondongan berhasil disingkirkan, dan air danau kembali terlihat jernih. Namun, langkah Bob tidak berhenti di situ. Ia bertekad mengubah danau tersebut menjadi destinasi wisata yang mampu membuka lapangan kerja baru bagi warga.

Kegigihan Bob ini menarik perhatian Pertamina EP Prabumulih Field, bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4. Perusahaan kemudian turut terlibat memberikan pendampingan melalui program MBAK DEWI SHUJI (Lembak Desa Wisata Shuji).