Aksi Damai Ke Kantor PDAM, Masyarakat Banyak Menolak Kenaikan PDAM Yang Sangat Tidak Wajar

Berita, OKU237 Dilihat

“Kami bersama pelanggan ini sebagai korban kezaliman PDAM OKU sangat keberatan atas kenaikan tarif yang lebih dari 100 persen tanpa kajian yang mendalam ini, tanpa pemberitahuan, dan tanpa dasar ini. Maka dari itu kami meminta dengan tegas, karena tarif sudah naik per Januari 2025 pada PDAM OKU untuk dibatalkan dan mengajukan penurunan tarif kembali ke Bupati OKU, supaya dibikin lagi Perbub (Peraturan Bupati, red) perubahan nya, agar di turunkan kembali demi masyarakat OKU,” tegas Elvis.

Baca Juga :  Dandim 0719 Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi Siap Dukung Operasi Terpusat "Ketupat Candi 2026" Jelang Idul Fitr

Orasi pro membela rakyat kecil juga disampaikan Amrul Alamsyah, SE., selaku ketua Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC K.SPSI) Kabupaten OKU, pria yang akrab dipanggil Amrul ini menyampaikan penolakannya, dengan menegaskan tidak mendukung program PDAM terkait kenaikkan tarif 100 persen lebih.

“Dengan penuh pertimbangan dan kesepakatan bersama, kami Pengurus DPC KSPSI Kabupaten OKU menolak/tidak mendukung program kenaikkan tarif 100 persen lebih ini. Kesepakatan kami menolak/tidak mendukung lantaran kami melihat program tersebut tidak memihak kepada masyarakat kecil, khususnya pelanggan PDAM OKU yang tentunya akan terbebani dengan kenaikan tarif 100 persen yang diberlakukan, dan kami menilai keputusan tersebut kurang tepat ditengah kondisi ekonomi saat ini yang sedang tidak baik,” sebut Amrul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *