DKP Gencarkan Pengawasan, Jamin Keamanan Dan Mutu Pangan Segar Di Lampung Barat

Berita, Nasional380 Dilihat

Maidar menambahkan, laporan WHO (World Health Organization) menunjukkan bahwa sekitar 1,6 juta orang di seluruh dunia jatuh sakit setiap harinya akibat mengonsumsi pangan yang tidak aman. Konsumsi pangan yang terkontaminasi dapat menyebabkan lebih dari 200 jenis penyakit. Oleh karena itu, keamanan pangan menjadi prioritas penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan keberlanjutan bisnis produsen pangan.

Baca Juga :  Kawal Program Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen di Jepara, Rio Candra Adi Nugraha: Ini Amanah Partai untuk Rakyat

Lampung Barat, yang dikenal sebagai penghasil produk pangan segar, tidak lepas dari berbagai tantangan terkait keamanan pangan. Maidar menjelaskan bahwa masih ditemukan produk pangan segar yang tercemar oleh bahan berbahaya seperti cemaran biologis (virus, bakteri, protozoa, parasit), cemaran kimia (toksin, pestisida, logam berat), hingga cemaran fisik (serpihan kaca, kayu, plastik, dan logam). Ancaman ini dapat berpotensi mengganggu kesehatan konsumen dan menurunkan kualitas produk pangan.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Prabumulih Gelar Mediasi Permasalahan Pencemaran dan Tuntutan Ganti Rugi Akibat Kebocoran Minyak

“Cemaran pangan ini merupakan tantangan serius yang harus ditangani secara terpadu oleh pemerintah, produsen, hingga konsumen. Untuk itu, pengawasan ketat di setiap tahap produksi, distribusi, hingga konsumsi sangat diperlukan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *