Dalam pertemuan tersebut, kepolisian menegaskan bahwa jalan umum kini tidak diperbolehkan lagi bagi angkutan batu bara. Polres OKU juga mendorong penguatan koordinasi lintas sektoral agar implementasi aturan di lapangan berjalan optimal tanpa hambatan.
Komitmen PT Semen Baturaja: Beralih ke Jalur Kereta Api
Merespons kebijakan tersebut, manajemen PT Semen Baturaja menyatakan komitmennya untuk patuh. Berdasarkan keterangan perusahaan, suplai batu bara melalui jalur darat (jalan umum) telah dihentikan total sejak 31 Desember 2025.
Pihak manajemen menambahkan beberapa poin penting terkait operasional perusahaan:
Stok Cadangan: Stok batu bara untuk bahan bakar saat ini masih mencukupi kebutuhan operasional hingga 12 hari ke depan.
Transformasi Logistik: Ke depannya, PT Semen Baturaja akan sepenuhnya mengalihkan suplai bahan bakar batu bara menggunakan jalur kereta api.
Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sekaligus upaya meminimalisir dampak kerusakan jalan dan kemacetan akibat angkutan berat.
