Saat korban mencoba berteriak, akan tetapi pelaku menutup mulut korban, kemudian korban mencoba untuk berontak dan melarikan diri. Ketika korban berontak dan melarikan diri pelaku langsung memeluk tubuh korban dari belakang dan memegang serta meremas – remas payudara korban selama beberapa saat.
Beruntung saat itu ada satu siswi yang melihat kejadian tersebut ketika hendak ke Toilet. Karena perbuatan nya di ketahui, pelaku akhirnya menghentikan perbuatan cabulnya dan meninggalkan korban.
Atas kejadian tersebut korban mengalami rasa Trauma dan ketakutan sehingga orang tua korban melaporkan kejadian itu ke Polres OKU untuk di tindak lanjuti.”Ungkap Kapolres.
Kapolres menerangkan dari hasil perkembangan laporan ini, oleh Unit PPA Polres OKU mendapatkan data adanya korban lain berjumlah 10 orang siswi yang bersekolah di SDN 49 OKU dengan rata-rata mengalami perbuatan cabul selama rentang waktu bulan November 2024.
Para korban rata-rata mengalami perbuatan cabul dengan modus saat kegiatan olahraga maupun di area sekolah. Aksi Pelaku diantaranya memegang tangan korban, merangkul hingga mengenai payudara korban, mencolek, meraba bagian sensitive dan kejadian terakhir melakukan perbuatan cabul di toilet sekolah yang telah dilaporkan.
