“Dengan menyelesaikan masalah kepadatan penduduk ini, maka kita seperti memencet tombol-tombol penyelesaian masalah lain yang pada dasarnya untuk meningkatkan taraf hidup rakyat,” jelasnya. Rumah kumuh di sekitar istana presiden Baru-baru ini, viral sebuah ulasan tentang kondisi masyarakat yang tinggal di kawasan padat dan kumuh, tepatnya di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus). Ironisnya, lokasi permukiman itu tidak jauh dari Istana Kepresidenan, yakni hanya sekitar 1 kilometer (km).
Cucun turut menyoroti permasalahan tersebut yang kondisinya dinilai sangat memprihatinkan. “Di tengah megahnya pembangunan infrastruktur di Jakarta, memang menjadi sebuah keprihatinan masih banyak permukiman padat penduduk yang kondisinya cukup miris. Ini menjadi paradoks,” katanya.
Dalam Jurnal yang diterbitkan Universitas Persada Indonesia (UPI) Yayasan Administrasi Indonesia (YAI), diketahui terdapat 14 RW di Kelurahan Tanah Tinggi yang terdiri dari 195 rukun tetangga (RT). Total jumlah penduduknya ada 37.427 jiwa dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 14.182 pada 2022. Laporan yang sama juga menyampaikan sebanyak 10 rukun warga (RW) teridentifikasi kawasan kumuh ringan berada di lahan pemukiman seluas 41.8 hektar (ha).
