Simak Sejarah Akademi Militer, Yang Jadi Tempat Sambutan Presiden

Nasional, Politik439 Dilihat

Berdiri di Kota Magelang, Jawa Tengah. Akmil terdiri dari Komplek Panca Arga, Ksatrian Akmil, Mess Sundoro, Mess Sumbing, Mess Merapi, dan Mess Dieng. Adapun Mess Kranggan, kolam renang Pisangan, daerah latihan Gending, Pendem, Plempungan, Kaloran, Kopeng, dan Gringsing di Kabupaten Batang.

Dalam masa pendidikan, mahasiswa Akmil menjalani studinya dengan biaya kuliah ditanggung negara. Para lulusan Akmil akan menyandang kualifikasi akademis diploma IV (setara Sarjana Strata-1) dengan gelar Sarjana Terapan Pertahanan S.Tr.(Han).

Baca Juga :  Wagub Sumsel Cik Ujang Studi Tiru Tata Kelola Izin Pertambangan Rakyat ke NTB

Setelah melewati masa pendidikan, serta masa kelulusan, mereka akan diangkat menjadi perwira TNI Angkatan Darat berpangkat letnan dua. Mereka juga memiliki kompetensi dasar jabatan golongan VIII (setingkat komandan peleton).

Tercatat terdapat lima program studi Akmil yaitu Teknik Sipil Pertahanan, dan Teknik Mesin Pertahanan. Selain itu, ada juga Teknik Elektro Pertahanan, Manajemen Pertahanan, dan Administrasi Pertahanan.

Baca Juga :  Percepat Infrastruktur Kereta Api Sumsel, Wagub Cik Ujang Temui Dirjen Perkeretaapian Kemenhub

Akademi Militer di Magelang berawal dari berdirinya Militaire Academie (MA) Yogyakarta pada tanggal 31 Oktober 1945. Institusi ini berdiri atas inisiasi Kepala Staf Umum Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Letnan Jenderal TNI Oerip Soemohardjo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *