Ulat di Makanan MBG: SMPN 32 OKU Buka Suara, Kebersihan Ratusan Porsi Disorot

Berita, OKU26 Dilihat

Program MBG memiliki tujuan penting dalam mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Namun, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah porsi yang dibagikan atau banyaknya sekolah yang menerima manfaat.

Keamanan, kebersihan, mutu, dan kelayakan makanan harus menjadi bagian utama dari pelaksanaannya.

Temuan di SMPN 32 OKU menjadi pengingat bahwa pengawasan makanan untuk anak sekolah membutuhkan sistem yang terukur, konsisten, dan dapat dievaluasi. Orang tua berhak memperoleh kepastian bahwa makanan yang dikonsumsi anak mereka telah melalui proses penanganan yang memenuhi standar.

Baca Juga :  Pemkot Prabumulih Salurkan Insentif Triwulan III untuk Petugas Sosial dan Keagamaan

Pihak sekolah berharap pengawasan dan standar higienitas diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Kini, yang dibutuhkan bukan hanya penjelasan mengenai apa yang terjadi, tetapi juga pemeriksaan yang transparan, evaluasi menyeluruh, dan langkah perbaikan yang nyata.

Sebab, MBG bukan sekadar soal makanan sampai ke meja siswa. Yang jauh lebih penting, makanan itu harus aman ketika dikonsumsi.

Baca Juga :  Dua Tahun Beruntun Sabet Penghargaan TP2DD Nasional, Pemprov Sumsel Kian Masifkan Digitalisasi

(Tim)