Sementara, Toni dan Asri dari perwakilan HRD PT. Jiale Indonesia Textile, menyampaikan beberapa poin bahwa,” Pada tanggal 15 April 2024 atau hari pertama kerja, perusahaan sudah ada bahan produksi. Kalau ada tambahan silahkan kita review, libur lebaran 1 minggu kita sudah setujui. Terkait dengan FOA ruang serikat pekerja/serikat buruh, kita belum bisa tentukan. Dan, juga mengenai regulasi jam lembur kerja mulai kapan berlakunya,” kata keduanya.
“Kita sudah berkomunilasi terkait perubahan shift jam kerja dengan serikat pekerja. Pada tanggal 1 Mei 2024, kita aktifkan semua. Pengumuman kita akan libatkan serikat pekerja/buruh, serta membahas tentang tunjangan dan keberatan pekerja,” ujarnya.
Sedangkan, Suwartin selaku Humas PT. Jiale Indonesia Textile, menjelaskan terkait sanksi permasalahan Nur Syahriar selaku Manager CSR PT. Jiale Indonesia Textile harus ada dasarnya. “Nur Syahriar selaku Manager CSR PT. Jiale Indonesia Textile, hari ini tidak hadir karena sakit,” jelasnya.
“Sebelum lebaran, Nur Syahriar selaku Manager CSR PT. Jiale Indonesia Textile meminta maaf tidak bermaksud memicu aksi demo,” kata Suwartin.
