Polda Jateng Libatkan LPSK dalam Penyelidikan Kasus Mahasiswa UNNES

Berita, Jawa Tengah271 Dilihat

 

Sebelumnya, tim penyidik telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan metode scientific crime investigation. Mereka menggunakan perangkat Traffic Accident Analysis (TAA) berbasis teknologi laser 3D untuk memetakan lokasi kejadian secara presisi.

 

 

“Metode ini digunakan agar setiap tahapan penyidikan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan bebas dari asumsi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mitigasi Dampak Karhutla, Polres Musi Rawas Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Polsek Jayaloka

Selain gelar perkara, penyidik juga berencana menggelar rekonstruksi di lokasi kejadian. Rekonstruksi ini akan melibatkan LPSK dan seluruh saksi yang relevan untuk merekonstruksi kronologi kejadian.

 

 

“Penyidik sudah mengumpulkan bukti yang kuat, termasuk rekaman CCTV dari sekitar lokasi. Rekaman ini akan ditampilkan saat gelar perkara untuk memastikan transparansi publik,” kata Artanto.

Baca Juga :  Peserta Jalan Sehat HUT OKU , Polres OKU Terjunkan Tim KRYD Sterilkan Jalur Utama

 

Kombes Artanto mengimbau masyarakat untuk memberikan ruang bagi penyidik agar bekerja secara profesional. Ia menegaskan, pelibatan pihak eksternal seperti LPSK merupakan bukti keseriusan Polda Jateng dalam menangani kasus ini.