Belanja Ekskavator dan BBM di DLH OKU Jadi Sorotan GTM

Berita, OKU12 Dilihat

Tak hanya pengadaan aset, belanja operasional juga menjadi perhatian. Dalam rincian yang ditelusuri, terdapat dua pos Belanja Bahan-Bahan Bakar dan Pelumas masing-masing sebesar Rp213,85 juta dan Rp1,736 miliar.

Jika kedua pos tersebut merupakan alokasi yang berbeda, masyarakat tentu berhak mengetahui peruntukan, dasar perhitungan kebutuhan, serta mekanisme pengawasan penggunaannya.

GTM juga meminta penjelasan terkait Belanja Pemeliharaan Alat Berat Besar Darat Lainnya sebesar Rp160 juta dan Belanja Suku Cadang Alat Angkutan senilai Rp242,87 juta.

Baca Juga :  Sekda Prabumulih Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi & Evaluasi Program Tiga Juta Rumah Secara Daring

Sementara itu, pada sektor perencanaan pengelolaan sampah, terdapat anggaran Kajian Penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) Kabupaten OKU sebesar Rp350 juta serta Kajian Jasa Kebersihan dan Jasa Angkutan Sampah melalui Swakelola Tipe II sebesar Rp170 juta.

Termasuk pula Belanja Modal Kendaraan Bermotor Beroda Tiga senilai Rp150 juta.

Total anggaran yang menjadi objek permintaan klarifikasi tersebut mencapai sekitar Rp5,78 miliar.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Kamtibmas, Polres Musi Rawas Gandeng Paguyuban Republik Ngapak Berantas Narkoba dan Judi

Dari sejumlah rincian tersebut, pengadaan excavator senilai Rp1,805 miliar menjadi salah satu poin penting yang dimintakan penjelasan.